6.7.2011
Learn to Monetize Blog

Making money from your blog is something that isn't new, nowadays Big Smile
All you have to do is keep on sharing what gives benefits towards others. And that isn't hard at all.

The hardship is what type of monetizing you choose.
Whether it's PPC or PPP, or simply to achieve a well-known blog, it requires determination and serious effort.

Someone shares an article regarding an event that enlighten Medan people about this issue. Blogilicious Horas Medan is the name.

Give it a look, and feed yourself upon the opportunity that lies before you.

Ditulis shouriwa sekitar jam 10:50
Yang ngomong (1)  

1.22.2009
Waiting For What Would Barack Obama Do Next!

As expected, the moment the acclamation bankrupt in California, Oregon and Washington state, arrangement projections declared that Barack Obama would win all three.

And with those three, based on such calls, the agent from Illinois anesthetized the 270-electoral-vote mark bare to win the presidency.
Not alone will he be the nation's aboriginal biracial president, he additionally will be the aboriginal built-in of Hawaii to move into the White House.
He is the aboriginal sitting agent to affirmation the ultimate political award-winning back John Kennedy in 1960 (as would accept been John McCain).

There is one trend that continues -- Obama will be the fourth beeline admiral with an Ivy League educational pedigree. -- Don Frederick

Ditulis shouriwa sekitar jam 02:12
Komentar ?  

3.5.2008
:: Blog ini sudah dihentikan pengerjaannya ::

Yup, ini pesan terakhir yang kalian terima. Penulis blog lagi kelimpungan gak bisa lagi me-manage blog yang satu ini. Jadi coba ke blog yang satu lagi ajah cry



Ditulis shouriwa sekitar jam 00:01
Komentar ?  

6.13.2007
Kembali ke Posting

Hah!

Akhirnya bisa juga memanfaatkan HP CDMA hasil de-pe proyek buat koneksi internet, untung-untungan sih dulu belinya. Dari sekian banyak produk yang di-compare, yang satu ini sebenarnya gak ada di-list. Maklum, produk baru yang gak pernah dibahas di forum atau obrolan teman-teman.

Sebenarnya udah lama punya-nya, tapi selain pesawat, kan perlu akses ke operator yang cuocok. Alhasil dapat produk "pek-go" dari salah satu operator. Lumayan lah limited 1GB dihargai 150rebu. Sudah pakai sampai tanggal 9 bulan Juni aja cuma habis 40+MB.. much more to spent neh. Anak-anak sih dah tahu cara paling ampuh buat nge-habisin quota. UUB .. ujung-ujungnya b*k*p--wakakaka.. ide cemerlang, tapi prenos .. dah habis kapasitas hard-disk external kita (perlu di-sortir lagi neh :p)

Keterbatasan lain dalam koneksi internet, nih HP drivernya gak ada yang buat Win98 :-( Alhasil mesti nebeng ke tempat kawan (kalau siang) atau nungguin Anton (kalau malam). Yah, itung-itung ada baiknya. Kerjaan tetap fokus (kalau ingat Batam dulu, wew .. selama ada akses internet, kerjaan selalu terbengkalai.. tapi gak pernah telat!). Jadi ada yang punya ide gak, gimana supaya N*kia 2865-ku bisa dipake jadi modem di Win98?

 


Ditulis shouriwa sekitar jam 00:57
Komentar ?  

6.7.2007
Kocaknya Bangsa Endonesia

SIAPA bilang bangsa kita tidak kocak. Dominasi program lawak di televisi menunjukkan, bangsa kita gemar membanyol. Ketika dunia berlomba mengejar inventor hi-tech yang naik pesat, tingkat partisipasi korupsi kita-menurut koran-sudah sampai kelurahan. Kata seorang profesor, "Wong bisa dan kesempatannya cuma itu!"

Tetangga sebelah bilang, ihwal perkara miring, kita memang nomor satu. Sekian puluh tahun kita rajin memelihara wabah demam berdarah, misalnya. Kocaknya, keluarga korban demam berdarah yang tak tertolong masih ada yang tidak gusar. Padahal, rakyat Belanda yang knalpot mobilnya rusak gara-gara pemerintah membiarkan jalan jeglok saja mencak-mencak menuntut ganti rugi.

Pernah juga mendengar kisah seorang sopir taksi asal Sumatera Utara yang bergurau kepada penumpangnya berceloteh, "Kayak di Bosnia saza," ketika melintasi jalan raya berlubang di Ibu Kota, yang pajak mobilnya tertinggi di Indonesia, tetapi aspalnya sudah bagai kubangan kerbau.

Mungkin di situ enaknya (maaf) menggembala rakyat Indonesia. Selain rasa humornya tinggi, mereka susah marah, pandai tersenyum, mudah trenyuh, dan gampang menangis. Jika ada satu-dua rakyat yang terbilang vokal, tentu bukan mewarisi genetika politik bangsa kita yang cenderung memilih suka nrimo.

Namun satu hal harus diakui, bangsa kita mudah curiga, bersyak-wasangka, dan lekas tersinggung. Kata seorang sosiolog, boleh jadi karena wujud kekocakan karakter biar miskin asal sombong. Kocaknya, benci kepada orangnya, tetapi mau menerima sumbangannya.

Pernah pula menyaksikan sekian banyak penumpang bus luar kota atau KRL Express yang sudi duduk di lantai bus atau KRL Express padahal membayar ongkos penuh. Atau mereka tak marah diturunkan seenaknya di tengah jalan sebelum tiba ke tujuan dan mereka masih tertawa. Kita mafhum, boleh jadi karena sejak bayi bangsa kita selain rajin diajak tersenyum, juga belajar pandai tertawa.

MELIHAT gejala seperti itu seorang psikolog bilang, mungkin itu sebabnya mengapa bangsa kita tergolong tahan banting. Dari muda mereka terbiasa hidup berdampingan secara damai dengan tekanan, krisis, konflik, dan frustrasi. Daya tahan stresnya menjadi kokoh.

Oleh karena itu, boleh jadi dalam menghadapi tiap kematian sia-sia, atau mati konyol anggota keluarga sekalipun, mereka terlihat masih tegar tanpa gusar.

Sejelek-jelek layanan publik yang pernah dialami, masih ada pihak yang mereka sanjung. Penderitaan dan kesusahan jelas-jelas mereka alami karena human error, masih disangka God's decision.

Tengok mereka yang bergelantungan di bus kota tiap hari, tanpa berpendingin merayap di jalan macet, dan macetnya akibat buatan manusia dan ulah penguasa. Atau, beratnya menempuh buruknya jalan desa, tetapi mereka tabah menerima. Padahal, setelah lebih dari setengah abad merdeka, sudah selayaknya semua kesusahan itu tak mereka alami. Namun kocaknya, bagi mereka, semua itu bukan masalah.

Tampaknya, dalam urusan badan, mereka boleh lelah dan letih, juga boleh nyeri, asal hati tetap ayem mereka tak mudah menjadi berang.

Asalkan tidak sengaja menusuk hati, bangsa kita enak diajak bergaul. Turis asing senang datang ke negeri kita bisa jadi salah satunya karena dalam serba kekurangan bangsa kita masih bertegur sapa dan tulus tersenyum. Sutradara film mungkin melihatnya sebagai sebuah puisi. Masih ada senyuman tulus di balik kegetiran hidup. Bagi setiap filsuf, potret itu juga sebuah kekocakan hidup.

DI negeri orang lain, warga terantuk batu saja sudah berteriak keras. Kocaknya bangsa kita, meski sudah lama terinjak, mungkin diinjak, masih saja mesem yang tidak dibuat-buat ala Mr Bean. Mesemnya menggendong ketegaran hidup. Jika sampai marah, mereka menyampaikan dengan santun.

Bangsa lain mungkin sudah menjerit, bangsa kita menahan rasa perih pedih kehidupan tanpa mengaduh. Perhatian kecil dari penguasa membuat rakyat sumringah-nya luar biasa. Apalagi jika sampai bisa membuat mereka kecukupan makan tiap hari. Kocaknya pula, bangsa kita masih sering takut kepada polisi kendati tidak bersalah. Masih tetap menaruh hormat kepada pamong, kendati proyek jalan desa dikorupsi dan sawah dibiarkan puso.

Kita ingin menyitir gejala orang-orang di negara sosialis, yang saking beratnya hidup, tanpa boleh berontak dan mengaduh sehingga yang muncul ungkapan satir dan gereget humor sebagai katarsis. Dari situ ada tangkai-tangkai humanisme yang mungkin terpetik. Kalau di sana, misalnya, tumbuh fenomena sosial "Mati Ketawa Cara Rusia", rasanya bukannya dibuat-buat bila di sini ada pula spesies hidup berbangsa dengan kekocakan karakter "Mati Ketawa Cara Indonesia".

Sumber : multiply.com


Ditulis shouriwa sekitar jam 04:43
Komentar ?  

4.23.2007
Mulai Coding

Sekarang setelah proyek jalan, setelah sistem dianalisis, setelah semua disiapkan. Coding dimulai !! Big Smile Senyum Keceriaan Big Smile

Makin lama lagi deh update-update terbaru dimasukkin disini cry
Tapi gak apa-apa, yang penting gak lama lagi anak-muda-nya bakalan punya portofolio Shades

Ini lagi belajar bikin project pake platform CakePHP, dapat dari siNyo. Sebelumnya mengenal konsep baru (MVC) dari hasil begadang bareng Ramses dan Rinto. Enak juga bisa dapat teknologi baru, tapi yang namanya BPR tetap aja bikin kepala nyut-nyut, mata kedip-kedip, pipi kembang-kempis, dsb.

Satu hal yang perlu disikapi dengan serius, rokok sudah mulai mengusik ketentraman hidup orang-orang yang kukenal:
"Tadi pagi Pak Suwigi nerasa sakit di perut, terus dibawa ke dokter karena sakitnya serasa pindah ke dada. Setelah diperiksa dokter, ternyata Pak Suwigi punya jantung sedang tidak sehat. Diagnosa dokter, karena rokok."

Ini sudah gak asik lagi, jadinya. Kuharap Pak Suwigi cepat sehat.


Ditulis shouriwa sekitar jam 15:48
Yang ngomong (2)  

1.23.2007
Paradigma?

Berada ditengah-tengah suatu komunitas tentu saja membuat kita tidak lepas dari pengaruh paradigma yang dianut oleh komunitas tersebut secara umum.

Setiap orang boleh punya perspektif masing-masing terhadap suatu persoalan, tapi tetap saja ada satu pola yang membuat kita semua memandang hal-hal tertentu melalui kacamata kebiasaan, yang dianut secara umum di lingkungan komunitas kita. Dan kadang kala, kacamata kebiasaan ini gak selamanya bisa dinyatakan benar Hurmph

Berikut ini ada sedikit cerita yang butuh sedikit perhatian, silahkan simak dan tanggapi.

Bukan-sebuah-quiz, untuk anda ..
Seorang bapak yang berdomisili di Medan, bekerja sebagai seorang pengusaha, berniat melakukan sebuah pertemuan bisnis di kota Jakarta. Bapak tersebut berniat untuk berangkat ke Jakarta dengan menggunakan jasa penerbangan, jadi dia minta anak laki-lakinya untuk mengantarkan dia ke bandara Polonia. Maka si anak pun bersama-sama dengan si bapak berangkat dari rumah mereka menggunakan mobil menuju bandara Polonia, Medan. Setelah sampai di bandara Polonia, si bapak lalu check-in dan menuju ruang tunggu, kemudian boarding dan lepas landas menuju Jakarta dengan menggunakan pesawat terbang. Setelah si anak melihat bahwa si bapak sudah berangkat, lalu dia berjalan kembali meninggalkan gedung bandara menuju mobilnya yang terparkir di pelataran parkir. Tapi sebelum tiba di lot parkir mobilnya, sebuah mobil yang melaju kencang dari arah tikungan di kanan anak ini menabraknya. Si anak terpental dan kepalanya menghantam trotoar sehingga dia mati di tempat. Setelah kehebohan singkat yang terjadi, akhirnya sebuah mobil ambulans yang dipanggil pihak pengelola bandara tiba. Apa yang terjadi, ketika supir ambulans itu turun dari mobilnya untuk melihat jasad si anak yang sedang diurus oleh pihak paramedis, dia berteriak .. "ANAK KU!!!"

Melihat sesuatu yang mengganggu pikiran anda? Big Smile
Yakin lah, saya juga pernah melihat orang bereaksi atas kalimat terakhir dari cerita di atas. Saya mau tahu, apa yang mengganggu pikiran anda. Ayo isi komentar ..


Ditulis shouriwa sekitar jam 23:39
Yang ngomong (3)  

Next Page

Kandang Monyet

Seperti kandang monyet ku (dulu) yang sumpek, kecil, lagi harus berbagi dengan ayam. Blog ini pun seperti itu, tapi kuharap pun akan ada hiruk pikuk, kebingungan, teriakan bermakna yang mengisi.



   



Akhir-akhir ini
CuacaUdah sering cerah, bagus buat jemuran
KesehatanLagi sehat neh
FinansialGile aje, Djarum ketengan!
Yang harus dikerjakanNgejar kerjaan sebelum client pergi!
MusikBukan Rayuan Gombal - [Judika]
FilmPirates of the Carribean : At World's End"

Last Update [13/06/2007 00:23]


Yahoo! : Solidaritas untuk anak Indonesia


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:


rss feed